5 Jenis Kain yang Menyerap Keringat


Mengetahui jenis-jenis kain yang sering digunakan dalam industri tekstil menjadi sesuatu yang penting. Mengapa? Karena banyak sekali online shop yang menjual baju-baju dengan mendeskripsikan jenis kain. Terkadang kita acuh saja dengan jenis kain yang disebutkan online shop tersebut, padahal mempengaruhi tingkat kenyamanan saat kita mengenakannya. Jenis kain yang sering digunakan dipasaran ialah spandek, karena menyerap keringat, terutama saat bikin jersey untuk aktivitas olahraga.

Jenis Kain yang Menyerap Keringat
Baju yang nyaman untuk kita kenakan ialah yang mampu menyerap keringat, nyaman, dan adem. Baju-baju yang kita kenakan ini sangat bergantung dengan jenis kain yang digunakan sebagai bahan dasar. Maka dari itu, perlunya mengetahui jenis-jenis kain agar kita mampu menyeleksi baju mana yang cocok dikenakan, misalnya dalam cuaca tertentu. Untuk mengetahui jenis-jenis kain tersebut, yuk simak uraian di bawah ini.

  1. Kain Fleece
Kain fleece merupakan sejenis kain yang menyerupai wol dan berbulu pada permukaannya. Jenis kain ini mudah sekali menyerap keringat karena memiliki pori-pori. Ketika kamu mengenakan pakaian dengan bahan dasar kain ini, kemungkinan kamu akan merasa lebih ringan karena terdapat sirkulasi udara yang terjadi dengan baik.
Biasanya, kain ini dikenakan untuk bahan dasar pakaian yang diletakkan pada bagian dalam, seperti jaket, sweater, dan celana training.

  1. Kain Spandex
Kain spandex merupakan jenis kain yang memiliki elastisitas hampir mirip dengan karet. Mengapa? Karena jenis kain spandex memiliki bahan sintetis  yang memang diciptakan untuk menggantikan bahan karet. Penggunaan kain ini biasanya digabungkan dengan kain lainnya, seperti polyester dan cotton.
Sifat dari kain spandex ini sangat lentur dan mampu mengikuti lekukan tubuh. Kain ini memiliki pori-pori yang bekerja dengan bagus, sehingga dapat menyerap keringat dengan baik.

  1. Kain Cardet
Kain cardet memiliki serat benang yang kurang halus, karena merupakan tiruan dari kain cotton combed. Hasil rajutan dari kain cardet ini memiliki penampilan kurang halus dan permukaannya tidak rata secara keseluruhan.
Jenis kain ini relatif lebih murah apabila dibandingkan dengan kain cotton combed. Kain cadet biasanya diproduksi untuk kaos kelas menengah ke bawah. Kain ini tentunya dapat menyerap keringat karena memiliki pori-pori yang dapat bekerja secara optimal.

  1. Kain Cotton
Jenis kain cotton secara murni terbuat dari serat kapas alami, sehingga permukaannya akan tampak halus, adem, dan mudah menyerap keringat. Baju dengan bahan kain cotton cocok sekali dikenakan di negara kita yang memiliki iklim tropis, karena dapat menguapkan keringat dengan cepat.
Baju-baju yang dikenakan para atlet juga kebanyakan dibuat dari campuran kain cotton agar dapat menyerap keringat. Nah, kalau kamu berencana bikin jersey sendiri sangat direkomendasikan menggunakan kain cotton.

  1. Kain Rayon
Kain rayon merupakan jenis kain sintetis yang pertama kali dibuat oleh manusia. Kain ini memiliki tekstur yang sedikit licin, mengkilap, dan jatuh. Bahannya sangat adem, nyaman, dan mudah sekali menyerap keringat.
Dengan kelebihan jenis kain ini, kamu dapat mengenakan pakaian dengan bahan kain rayon dalam kondisi cuaca seperti apapun. Kamu akan mendapat kenyamanan yang berlebih saat mengenakan kain rayon.

Demikianlah beberapa jenis kain yang dapat menyerap keringat. Jenis kain yang menyerap keringat dengan baik biasanya digunakan sebagai bahan dasar pembuatan baju atlet. Maka dari itu, kalau kamu mau bikin jersey atlet idola, sebaiknya gunakan kain yang menyerap keringat dan memiliki pori-pori yang bekerja dengan baik.

5 Jenis Kain yang Menyerap Keringat